>Gloomy Sunday Lagu Pembawa Kematian.

>


Gloomy Sunday Lagu Pembawa Kematian. Gloomy Sunday diciptakan pada awal tahun 1993 dengan lirik lagu sang maestro yang terdengar depresi. Konon siapa pun yang mendengar dan mengerti lagu ini dapat mengundang maut bagi dirinya sendiri. Penasaran ?

Lagu ini bermula dari seorang pianis sekaligus komposer asal Hungaria yaitu Rezső Seress yang dia beri judul Szomorú Vasárnap yg juga berarti Gloomy Sunday. Lagu ini ditulis berdasarkan puisi yang ditulis oleh seorang penulis terkenal László Jávor. Lagu ini mengisahkan seorang penyanyi yang depresi akibat di tinggal mati oleh seorang kekasihnya hingga akhirnya ia mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Dan setelah sesaat lagu itu diliris László Jávor, ia pun akhirnya bunuh diri dengan alasan yang kurang jelas.

Semenjak lagu ini diciptakan banyak kejadian-kejadin bunuh diri yang aneh. Diduga akibat setelah mendengarkan lagu ini. Awalnya saya pun merasa merinding mendengar lagu ini. Tetapi, setelah saya download disini ternyata lagunya enak juga untuk didengar. Tapi, ingat jangan sekali-seklai mentranslet lagu ini.

Seorang musisi asal Inggris yaitu Billie Holiday menyanyikan lagu itu dan menjadi hits di putar di radio2. Tapi akibat yang terjadi banyak ratusan kasus bunuh diri terjadi setelah lagu itu diputar di radio2 Inggris, Amerika maupun Hungaria. Hal ini yang menyebabkan kegelisahan stasiun radio saat itu dan mereka depresi untuk mengudara kembali pasca kejadian itu. Lalu mulai mem-banned lagu tersebut untuk di putar lagi di radio-radio. Dan statiun radio Inggris BBC pun memasukan lagu tersebut sebagai lagu terlarang untuk diputar di radio mereka. Dari Inggris lalu ke Amerika untuk mem-banned lagu tersebut serta di Hungaria sendiri sebagai tanah kelahiran dari lagu tersebut. Lagu ini pun diboikot setelah diketahui merugikan banyak pihak.

Memang lagunya agak sedikit serem, karena si penyanyi menyanyikan lagunya dengan cangkok yang sangat dramatis. Menurut ilmu pengetahuan siapapun yang mendengar lagu dan mengerti apa yang disampaikan lagu ini maka otomatis akan kehilangan nyawanya (konon) makanya saya menyuruh untuk tidak mentranslate lagu ini. Dikarenakan antisipasi untuk tidak terjadi adanya korban.

Lagu itu pun kemudian menjadi sebuah legenda, dimana pendegarnya pasti berinisiatif untuk mengakhiri hidupnya. Termasuk penciptanya sendiri yaitu Rezső Seress yang mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jendela apartemennya pada tahun 1968.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: